Menu
in

Bermain Game di PC : Sebuah Panduan Lengkap

Tenang saja, tulisan ini tidak akan membahas hal-hal rumit seputar bermain game di PC yang hanya membuat teman-teman pemula pusing dan bingung. Bermain game di PC memang sedemikian mudahnya.

Tetapi, harus diakui ada beberapa hal dasar yang harus diketahui oleh setiap gamers. Tak peduli pemain profesional atau amatir. Nah, tulisan ini akan membekali kamu dengan beberapa informasi mendasar yang perlu diketahui sebelum kamu memutuskan untuk memulai bermain game di komputer atau laptop. Oke, simak, ya!

Ketahui Jenis Permainan Yang Ingin Dimainkan

Seperti film dan musik, pada dasarnya permainan juga memiliki berbagai macam jenis atau genre yang membedakan antara satu permainan dengan lainnya. Perbedaan-perbedaan itu dapat dikenali lewat berbagai macam hal, tetapi yang paling menonjol adalah gameplay atau cara memainkannya. Baiklah, sekarang kita bahas beberapa genre populer yang dengan mudah dapat kita temui dan ciri utamanya.

1. Simulation Game/Sim Game

Kamu pasti tahu The Sims, kan? Nah, game tersebut merupakan contoh paling populer dari game simulasi (dari judulnya aja pasti sudah tahu, dong!)

Seperti namanya, permainan jenis ini merupakan simulasi dari apa yang ada di dunia nyata. Pemain, diharapkan untuk melakukan aktifitas dunia nyata tertentu sebagaimana hal itu dilakukan di dunia nyata. Contoh lainnya adalah permainan olahraga seperti FIFA, NBA 2k, dan Madden NFL. Atau permainan balapan seperti MotoGP, Formula One, dan lainnya.

1. The Sims 4

2. Sandbox

Jenis permainan ini memberikan kuasa yang cukup besar bagi pemainnya untuk melakukan banyak hal dan sangat bergantung pada kreatifitas mereka. Pemain tidak dibebankan pada tujuan atau misi tertentu ketika sedang bermain. Kalaupun ada, pemain dapat dengan bebas memilih misi yang ingin dijalankan atau bahkan mengabaikannya. Contoh paling populer dari genre sandbox adalah Minecraft dan tentu Grand Theft Auto.

2. Minecraft

3. Role-Playing Game (RPG)

Role-Play secara luas dapat diartikan sebagai bermain peran. Pada jenis permainan ini, aspek naratif biasanya terasa cukup kental. Pemain akan ditugaskan untuk menjadi satu karakter atau lebih yang terdapat di dalam cerita. Tidak seperti game dengan genre sandbox yang sudah dibahas sebelumnya, dalam permainan bergenre RPG biasanya pemain diharuskan untuk mengikuti satu narasi tertentu dengan cara melakukan tugas-tugas atau misi dengan sebuah tujuan akhir. Kini, permainan-permainan bergenre RPG ini merupakan salah satu jenis game yang seringkali dilengkapi dengan tampilan grafis yang memukau. Contohnya; Final Fantasy, Cyberpunk 2077, Star Wars, Assassin’s Creed, serta banyak lainnya.

3. Cyberpunk2077

4. Shooters

Genre yang satu ini dapat dipecah lagi menjadi dua sub-genre. Yang pertama adalah First-Person Shooters (FPS) dan satu lagi adalah TPS atau Third-Person Shooters. FPS disajikan melalui sudut pandang orang pertama, menawarkan pengalaman yang lebih nyata dan menegangkan. Apalagi, jika kita bermain game dengan tampilan grafis dan efek suara yang memukau semacam Call of Duty dan Battlefield V, atau FPS fantasi macam Doom, pengalaman bermain dijamin menakjubkan!

4. Call of Duty

Tapi jangan salah, Third-Person Shooters juga memiliki kelebihan tertentu yang tak kalah keren. Dengan perspektif orang ketiga ini, kita akan disuguhkan dengan penampilan karakter/avatar yang kita punya selama bermain. Contoh dari game TPS ini adalah Vanquish, Fortnite, PlayerUnknown’s Battleground (PUBG), serta banyak lagi.

5. Fortnite

5. Strategy

Permainan strategi, sebetulnya dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah Turn-Based Strategy, pemain diharuskan bergiliran dengan lawan untuk melakukan langkahnya. Seperti yang terdapat dalam catur dan permainan sederhana lainnya. Yang kedua, dan lebih identik dengan PC Gaming adalah Real-Time Strategy. Pada skema permainan ini, pemain dapat melakukan langkah bersamaan dengan lawannya secara paralel. Seperti yang terdapat pada Warcraft, Age of Empires, atau Command & Conquer.

6. World of Warcraft

Nah, itu adalah beberapa contoh genre-genre game komputer yang sangat populer dan banyak dimainkan sekarang. Perlu diketahui, sebuah game tidak harus dikategorikan ke dalam satu genre saja karena sangat mungkin bagi sebuah game menjadi campuran antara dua genre atau lebih. Tergantung mode permainan yang tersedia di dalamnya atau hal lain. Apalagi, dengan maraknya game online yang beredar saat ini, kepopuleran Multiplayer Online Battle Arena atau MOBA yang biasanya digabungkan dengan genre game lainnya menjadi sangat meningkat.

Hardware/Perangkat Keras Komputer

Setelah mengetahui game yang ingin dimainkan, kita perlu juga membahas tentang spesifikasi komputer yang diperlukan untuk memainkannya, bukan?

Ada beberapa perangkat keras yang memiliki peran kunci untuk menentukan performa komputer ketika dipakai untuk bermain game. Dan perlu diketahui juga, kita harus menyesuaikan spesifikasi komputer kita dengan game yang ingin dimainkan.

Menurut sebuah artikel di avadirect, ada empat hardware yang memiliki peran signifikan dalam sebuah PC Gaming.

  1. Motherboard

Seringkali peran motherboard dalam PC Gaming tak begitu diperhatikan. Padahal, hardware yang satu ini sangatlah penting, karena ia akan menjadi “rumah” bagi komponen komputer kamu yang lainnya apalagi, bermain game seringkali memicu kinerja komputer kamu hingga batasnya. Maka memilih motherboard yang tepat dan dapat diandalkan tentu merupakan hal yang tak boleh dilewatkan.

  1. Central Processing Unit (CPU)

Hardware yang satu ini seringkali diibaratkan sebagai ‘otaknya’ komputer. Apapun yang PC kamu lakukan, pasti berhubungan dengan CPU ini. Maka, jika performa CPU kamu buruk tentu permainan juga akan terganggu. Sebaliknya, semakin cepat dan cerdas CPU bekerja, maka program apapun yang dijalankan oleh komputermu akan tetap berjalan dengan baik. Prosesor Intel Core i3 dan AMD Ryzen 5 dapat menjadi pilihan minimal untuk teman-teman pemula yang belum ingin bermain game dengan kebutuhan spesifikasi yang tinggi.

  1. Random Access Memory (RAM)

Sederhananya, RAM berfungsi untuk membaca dan menampung data-data sementara yang diperlukan untuk menjalankan setiap program termasuk game. Ada dua hal yang perlu diperhatikan sebelum kamu membeli RAM, yaitu kapasitas dan kecepatan. Semakin besar dan cepat RAM yang kamu miliki maka akan semakin lancar game yang kamu mainkan. Mengurangi waktu loading dan tentu, meningkatkan pengalaman bermainmu. Tapi tenang saja, kebanyakan game dapat dijalankan dengan sangat baik hanya dengan RAM DDR4 dengan kapasitas memori 8GB dan kecepatan 3000Mhz.

  1. Graphic Processing Unit (GPU)

Banyak yang berargumen bahwa komponen yang satu ini adalah komponen yang paling penting bagi sebuah PC gaming. Tugas utama GPU adalah membaca data yang berhubungan dengan gambar dan menghasilkannya secepat serta seefisien mungkin. Maka, sama seperti komponen lainnya, semakin besar kapasitas dan cepat kinerja GPU maka gambar yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang lebih baik dan tentu pengalaman bermainmu akan lebih mengasyikkan karena tak ada gangguan.

Sebuah artikel di tom’s HARDWARE telah melakukan pengkategorian tentang GPU berdasarkan budget. Dari mulai GPU dengan harga yang sangat terjangkau seperti Nvidia GeForce GT 1030 dan AMD Rodean RX 550, kelas menengah seperti Nvidia GeForce RTX 2060, GTX 1660 Super, atau AMD RX Vega 56, hingga GPU dengan harga tinggi yang tentunya berkualitas sangat baik seperti Nvidia GeForce RTX 3070 dan AMD Rodean RX 6800.

Nah, kira-kira begitulah panduan singkat sebelum bermain game di PC yang perlu kamu ketahui. Mungkin ada beberapa hal yang belum kamu miliki sekarang, terutama yang berhubungan dengan spesifikasi komputer yang kamu punya. Tetapi, tenang saja kebanyakan game populer sekarang seperti Minecraft, Fortnite, Grand Theft Auto V, dan Valorant dapat berjalan dengan baik pada PC dengan spesifikasi menengah, kok.

Sayang sekali layanan streaming game seperti yang disediakan oleh Google Stadia belum masuk ke Indonesia. Padahal dengan adanya layanan seperti itu, halangan yang berhubungan dengan spesifikasi komputer dapat dengan mudah teratasi dan hanya harus digantikan dengan koneksi internet yang baik.

Written by Aditya P Ramadan

Leave a Reply

Exit mobile version